Langsung ke konten utama

Air Kuambil, Airku Raib

Pasti kalian yang telah mengalami kehidupan berasrama telah merasakan betapa berharganya air minum dalam kehidupan kalian. Namun sayangnya, tingginya harga air minum di asrama ini membuat beberapa oknum yang malas mengambil atau membeli air menum menjadi seenaknya terhadap orang yang memiliki air minum. Misalkan nih, aku ngisi air dibotol jam delapan malam. Aku langsung menyimpannya diatas meja belajar. Keesokan harinya saat aku mau minum, air dalam botolku telah raib. ARGH... Ini sangat tidak menyenangkan.

Ini ada beberapa cara untuk mengamankan air minum kamu dari tangan orang-orang malas nan serakah:

  1. Simpan botolmu ditempat tertutup dan tidak terlihat oleh orang yang suka lalu lalang ke kamar kamu. Misalnya dalam lemari pakaian, asal jangan sampai tumpah. Tapi kamu juga harus tahu diri, jangan sampai kamu dicap pelit gara-gara kamu tidak memberi air minummu pada temanmu yang sedang kehausan. Selama batas wajar, kasih deh. Kelewatan, timpuk pake buku....
  2. Tulis besar-besar pada botolmu 'HARAM NGAMBIL AIR TANPA IZIN' atau 'YANG NGAMBIL TANPA IZIN DITUNTUT DI AKHIRAT'. Tapi hal ini takkan mujarab kalau temanmu nggak kenal dosa airmu tetap akan raib.
  3. Berikan garis pada botolmu untuk menandakan sampai dimana teman-temanmu boleh mengambil air tanpa izin. Kenapa? Gini yah, kamu nggak bakalan stand by di kamar cuma untuk mengawasi kondisi botol minummu kan. Nah, buat teman-temanmu yang mau minum ketika kamu nggak ada dikamar, mereka bisa minum tanpa mengambil hakmu sebagai pemilik botol. Tapi hal ini juga nggak bakalan ampuh kalo teman-teman kamu nggak tahu diri.
Nah, semuanya kembali pada kita. Apa kita mau memaafkan kesalahan teman-teman kita yang telah mengambil air minum kita. Kita sebagai teman tentu harus membimbing teman-teman kita ke jalan yang benar, termasuk dalam etika mengambil hak orang. coba deh ngomong baik-baik sama temanmu untuk lebih menghargaimu sebagai teman. OK?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pacaran untuk Mencari Jodoh yang Sholeh

Sebelum cari kriteria "Pacar yang cocok dan sholeh untuk dijadikan istri", kita harus ketahui bersama bahwa.... PACARAN DI DALAM ISLAM ITU HARAM. Kok bisa haram sih? Kalo mau nyari kata "pacaran" dalam Alquran maupun hadits, emang gak bakalan bisa ditemukan. Tapi, coba deh kita bahas apa aja sih yang biasa dilakukan ama orang pacaran? 1. Telepon berduaan aja, jalan-jalan berduaan aja, naik motor berduaan, nyari tempat sepi berdua biar adem, apa namanya kalo bukan berkhalwat? Tau kan ada hadits yang isinya begini, لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ “Tidaklah seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad) Wanita yang dimaksud di hadits ini adalah wanita yang bukan mahramnya. Mahram itu apa? Orang yang gak bisa dinikahi;ibu, adek/kakak perempuan, anak, nenek, dst. Kalo mahramnya cewek? Disesuaikan saja lah... 2. Minimal orang yang pacar...

Ujian Usai....!!!!

Huaaa..... Alhamdulillah. Akhirnya aku bebas dari rangkaian Ujian Tengah Semester yang berlangsung selama dua pekan ini. Setelah perjuanganku melawan kantuk untuk belajar dimalam hari (namun gagal), kini kebebasan benar-benar melegakan. Namun sayang, beberapa nilai yang telah keluar kurang memuaskan. Mungkin aku kurang serius belajar kali ya. Kerjaanku cuma denger MP3, baca cerpen, baca buku pelajaran sebentar, trus bobo...(!?). Gimana mau sukses, coba? Ya... ntar-ntar kalo ada ujian belajar bener-bener, nah?

Aku, Novel, dan Modem Internet

Tiada hari tanpa internet. Pernyataan ini nampak berlebihan. Namun, di masa modern hampir seluruh aktifitas selalu membutuhkan internet. Mahasiswa yang ingin mencari artikel yang terkait tugas kampus, Ibu-ibu yang suka belanja dan membanding-bandingkan harga, bahkan anak-anak SD sekalipun kini membutuhkan internet. Namun, kebanyakan anak muda kini memanfaatkan kehebatan internet hanya terbatas pada media sosial. Mengunggah foto gaya alay, memperbaharui status galau yang seakan hidupnya adalah yang paling merana di dunia ini. Padahal, teknologi internet bisa dimanfaatkan lebih dari sekedar update status setiap menit. “Aku kesepian, butuh teman nih.” “Dia tak dapat mengerti isi hatiku.” “Kuingin melupakanmu, namun aku tak bisa.” Alamak, piawai sekali anak muda kini merangkai kata. Kalau kamu mengumpulkan semua status yang pernah kamu tulis bisa jadi novel, diterbitkan, dapat uang deh. Hehe.... Hal itu tak pernah kusadari hingga kejadian ini menimpaku. Libur semester kali i...

Permohonan Maaf untuk Teman-Teman yang Merokok

Beberapa waktu lalu saya menulis berbagai tulisan di media sosial yang isinya mengkampanyekan hidup tanpa rokok. Tanpa bermaksud menyakiti orang lain, nampaknya ada pihak yang tersinggun dan langsung merespon. "Dengan merokok, kita dapat memunculkan inspirasi." Saya tak ingin membahas apakah merokok dapat memunculkan ispirasi atau tidak. Saya disini hanya ingin menyatakan minta maaf kepada orang-orang yang merasa tidak nyaman dengan berbagai tulisan saya yang memojokkan perokok. Motivasi saya menulis berbagai tulisan anti-rokok adalah ketika banyaknya orang yang tidak menghargai orang-orang di sekitarnya. Kita dengan mudah menemukan orang yang merokok di dalam bis umum ketika keadaan di dalam bis sesak penuh penumpang. Hal ini sungguh tidak menyenangkan bagi penumpang yang tidak merokok, termasuk saya. padahal, bahaya merokok udah banyak disosialisasikan di berbagai media. tapi, kalau sudah candu memang bahaya. Susahnya berhenti merokok saya dapati setelah ...