Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Remaja

I Have No Best Friend. Is It Wrong?

Adalah naluri manusia jika ia ingin diperlakukan secara spesial oleh seseorang, didengar keluh kesahnya, serta dibersamai selalu. Adalah sebuah kewajaran dimana ia ingin memiliki seseorang dimana ia bisa berbagi pengalaman, berbagi kebahagiaan, berbagi masalah, dan berbagi banyak hal dalam kehidupannya. What am I talking about? Am I talking about partner in relationship? Para pembaca pasti langsung teringat seseorang setelah membaca alinea pertama. Ya, seseorang yang spesial ini bisa jadi seorang kekasih, suami, istri, sahabat, atau siapapun yang menurut anda spesial. Sekali-lagi, tidak ada yang salah. “Tapi saya tidak punya teman baik dimana saya bisa berbagi keluh kesah dengannya. Apakah ada yang salah dengan saya?” Menemukan seseorang yang spesial untuk dijadikan best friend bukanlah hal yang mudah. Untuk menjadikan seseorang kekasih atau istri, well... tidak mudah juga sih. Tapi, setidaknya untuk menjadikan seseorang menjadi kekasih atau istri telah ad...

Pacaran untuk Mencari Jodoh yang Sholeh

Sebelum cari kriteria "Pacar yang cocok dan sholeh untuk dijadikan istri", kita harus ketahui bersama bahwa.... PACARAN DI DALAM ISLAM ITU HARAM. Kok bisa haram sih? Kalo mau nyari kata "pacaran" dalam Alquran maupun hadits, emang gak bakalan bisa ditemukan. Tapi, coba deh kita bahas apa aja sih yang biasa dilakukan ama orang pacaran? 1. Telepon berduaan aja, jalan-jalan berduaan aja, naik motor berduaan, nyari tempat sepi berdua biar adem, apa namanya kalo bukan berkhalwat? Tau kan ada hadits yang isinya begini, لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ “Tidaklah seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad) Wanita yang dimaksud di hadits ini adalah wanita yang bukan mahramnya. Mahram itu apa? Orang yang gak bisa dinikahi;ibu, adek/kakak perempuan, anak, nenek, dst. Kalo mahramnya cewek? Disesuaikan saja lah... 2. Minimal orang yang pacar...

Permohonan Maaf untuk Teman-Teman yang Merokok

Beberapa waktu lalu saya menulis berbagai tulisan di media sosial yang isinya mengkampanyekan hidup tanpa rokok. Tanpa bermaksud menyakiti orang lain, nampaknya ada pihak yang tersinggun dan langsung merespon. "Dengan merokok, kita dapat memunculkan inspirasi." Saya tak ingin membahas apakah merokok dapat memunculkan ispirasi atau tidak. Saya disini hanya ingin menyatakan minta maaf kepada orang-orang yang merasa tidak nyaman dengan berbagai tulisan saya yang memojokkan perokok. Motivasi saya menulis berbagai tulisan anti-rokok adalah ketika banyaknya orang yang tidak menghargai orang-orang di sekitarnya. Kita dengan mudah menemukan orang yang merokok di dalam bis umum ketika keadaan di dalam bis sesak penuh penumpang. Hal ini sungguh tidak menyenangkan bagi penumpang yang tidak merokok, termasuk saya. padahal, bahaya merokok udah banyak disosialisasikan di berbagai media. tapi, kalau sudah candu memang bahaya. Susahnya berhenti merokok saya dapati setelah ...

Sahabat Kusayang Sahabatku Malang

Adakah disaat kalian merasakan kebosanan yang benar-benar tak berujung? Kini aku merasakannya. Apalagi dengan rutinitas monoton yang menjerat hidup. Sekolah-rumah-sekolah-rumah. Sungguh bosan. Keikutsertaanku di beberapa organisasi di sekolah pun tak mampu memecahkan kejenuhan hidupku, justru membuatnya semakin keruh dengan berbagai beban yang kutampuk. Misalnya saja sekarang. Sebagai ketua mading sekolah, kini aku kerap disalahkan oleh Pak Bayu ketika isi mading tetap sama dengan pekan lalu. Emang ini salah ketua? Tidak. “Anak-anak buahku” lah yang tak bekerja dengan benar. “Maaf ya, kita tak bisa bantu sekarang.” Tak apalah jika hanya seorang yang berkata seperti itu. Tapi, kalau tujuh dari sepuluh anggota mengatakan hal yang sama, itu sungguh menjengkelkan. Maka hanya ada tiga orang yang tersisa untuk menyelesaikan “mading dadakan” ini. “Pakai bahan-bahan yang udah ada aja. Tak usah lah cari-cari yang tidak ada,” Yusuf memberi usul yang sangat membantu. “Yasudah, c...

Aku, Novel, dan Modem Internet

Tiada hari tanpa internet. Pernyataan ini nampak berlebihan. Namun, di masa modern hampir seluruh aktifitas selalu membutuhkan internet. Mahasiswa yang ingin mencari artikel yang terkait tugas kampus, Ibu-ibu yang suka belanja dan membanding-bandingkan harga, bahkan anak-anak SD sekalipun kini membutuhkan internet. Namun, kebanyakan anak muda kini memanfaatkan kehebatan internet hanya terbatas pada media sosial. Mengunggah foto gaya alay, memperbaharui status galau yang seakan hidupnya adalah yang paling merana di dunia ini. Padahal, teknologi internet bisa dimanfaatkan lebih dari sekedar update status setiap menit. “Aku kesepian, butuh teman nih.” “Dia tak dapat mengerti isi hatiku.” “Kuingin melupakanmu, namun aku tak bisa.” Alamak, piawai sekali anak muda kini merangkai kata. Kalau kamu mengumpulkan semua status yang pernah kamu tulis bisa jadi novel, diterbitkan, dapat uang deh. Hehe.... Hal itu tak pernah kusadari hingga kejadian ini menimpaku. Libur semester kali i...