Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ujian

Menyontek dengan Alasan Darurat, Mungkinkah?

Pekan UAS sedang dan akan segera berakhir. Namun, ada satu fakta yang sungguh sedih harus kita terima bersama, “menyontek” yang merupakan tindakan tercela ternyata telah menjadi budaya tersendiri. Terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Memang, sungguh dilematis ketika seorang pelajar (atau mahasiswa) menghadapi suatu kekhawatiran bahwa ia tidak yakin takkan bisa menyelesaikan soal-soal ujian dengan benar tanpa “ngintip”. Seringkali dengan dalih “ini darurat”, perilaku nista itu dilakukan. Tapi, jika kita selalu men-“darurat”-kan setiap kesulitan yang kita hadapi, kapan kita dapat melalui kesulitan tanpa alasan “darurat”? Saya teringat dengan salah satu narasi yang saya lupa dengan sumbernya: “Jika ingin menghancurkan sebuah negara, tak perlu siapkan bom tercanggih atau peralatan perang lainnya. Permudah saja para pelajar untuk MENYONTEK. Jika seorang pelajar lulus dengan cara menyontek dengan alasan “darurat harus dapat nilai tinggi”, maka ia pun akan muda...

Asrama di Pekan Ujian

Kalo lagi ujian, pada umumnya kita akan belajar sungguh-sungguh dan selama mungkin. Apalagi kalo pake SKS alias Sistem Kebut Semalam, malam pun tergadaikan dengan buku setinggi lemari baju. Lebay ding.... Nggak ketinggalan kebutuhan buku pelajaran dan logistik dipersiapkan semaksimal mungkin. Tapi, apa yang terjadi di asrama? Seenggaknya di asrama gue deh. Dua minggu kemarin, di ICG kan diadain UAS alias Ujiuan Akhir Semester. Kami tentu dituntut untuk mendapat nilai yang cemerlang. Tetapi kenyataannya kami tidak tegang menghadapi ujian. Kebajakan dari kami, termasuk gue, kalo beres ujian dari GP ato Gedung Pendidikan biasanya ke koperasi buat jajan, trus Solat Dhuha, trus ke asrama menikmati angin sepoi-sepoi di teras. Bisa juga denger MP3 diatas kasur. Tapi yang paling sering karlota atau ngobrol ngalor-ngidul. Bahan pembicaraan bisa datang dari mana saja mulai soal yang baru diujikan hingga masa 10 tahun kedepan. Huah, kesan asrama nggak bakal terlupakan deh pokoknya.