Langsung ke konten utama

Kamu Galau? Jangan ya!

Pernah nggak sih kamu ngerasa hidup sunyi, tak bermakna, bosan, galau, dan berbagai perasaan yang bikin kita pingin cepat-cepat menyelesaikan hidup, berganti waktu atau mati sekalian.
Itu semua cuma sementara. Iyakah? Beneran deh, itu cuma sementara. Yang jadi masalah itu, hal yang sementara itu mau dibuang atau dipelihara hingga menjadi pohon kegalauan yang besar didalam hati.
Bingung cara membuang kegalauan itu? Mungkin tips ini bisa membantumu membuang kegalauanmu:
  1. Coba tuliskan pada kertas apa yang ada dalam hatimu. SEGALANYA!!!! jangan dicemot-cemot. Takut ketahuan orang? Kamu boleh tulis pakai bahasamu sendiri (lho?); maksudnya buatlah sandi yang cuma kamu yang tahu. Terlalu ektrim? Menulislah ditempat yang tenang sehingga bisa membuat hatimu terbuka dan tentu saja, nggak ketahuan orang.
  2. Utarakan kegalauanmu pada temanmu yang bisa mendengarkanmu dan bisa menjaga rahasia. Eh... selain bisa jaga rahasia juga coba cari teman yang bisa cari solusi yang bener, jangan ikutin saran yang menjerumuskan.
  3. Dua-duanya nggak bisa? Lupakan kegalauanmu. Bisa? Tentu. Sibukkan dirimu dengan halhal yang bermanfaat. Misalnya kamu BT udah diputusin pacar, kamu bisa berolahraga yang membutuhkan keterampilan. Atau kalau kamu merasa dicampakkan teman yang kau anggap 'best friend-mu', kamu bisa bergaul dengan temanmu yang lain. Emangnya orang didunia cuma seorang? Nggak ya..!!
Ok, aku udah maparin tips buat kamu-kamu yang galau. Kalau gagal atau ada tips tambahan, kasih tahu aku ya! Bisa?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pacaran untuk Mencari Jodoh yang Sholeh

Sebelum cari kriteria "Pacar yang cocok dan sholeh untuk dijadikan istri", kita harus ketahui bersama bahwa.... PACARAN DI DALAM ISLAM ITU HARAM. Kok bisa haram sih? Kalo mau nyari kata "pacaran" dalam Alquran maupun hadits, emang gak bakalan bisa ditemukan. Tapi, coba deh kita bahas apa aja sih yang biasa dilakukan ama orang pacaran? 1. Telepon berduaan aja, jalan-jalan berduaan aja, naik motor berduaan, nyari tempat sepi berdua biar adem, apa namanya kalo bukan berkhalwat? Tau kan ada hadits yang isinya begini, لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ “Tidaklah seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad) Wanita yang dimaksud di hadits ini adalah wanita yang bukan mahramnya. Mahram itu apa? Orang yang gak bisa dinikahi;ibu, adek/kakak perempuan, anak, nenek, dst. Kalo mahramnya cewek? Disesuaikan saja lah... 2. Minimal orang yang pacar...

Percayalah, Tuhanmu akan memberikan yang terbaik

Apa yang akan anda rasakan jika keinginan kita tidak terwujud? kebanyakan dari kita merasa sedih, marah, dan berbagai perasaan buruk lainnya yang tidak enak untuk dirasakan. Sebenarnya hal itu tidak harus terjadi jika kita telah berprinsip "Bahwa Tuhan kita telah merencanakan hal yang terbaik untuk kita". Sebagaimana kita ketahui, Tuhan kita telah menggariskan takdir kita sebelum alam semesta ini tercipta. Maka kita tidak perlu bersedih, karena sesungguhnya, Tuhan kita telah merencanakan yang terbaik untuk kita. Jadi, hal apapun yang terjadi pada kita, percayalah bahwa Tuhan kita akan memberikan yang terbaik walau pada saat ini kita melihatnya tidak baik...

Ujian Usai....!!!!

Huaaa..... Alhamdulillah. Akhirnya aku bebas dari rangkaian Ujian Tengah Semester yang berlangsung selama dua pekan ini. Setelah perjuanganku melawan kantuk untuk belajar dimalam hari (namun gagal), kini kebebasan benar-benar melegakan. Namun sayang, beberapa nilai yang telah keluar kurang memuaskan. Mungkin aku kurang serius belajar kali ya. Kerjaanku cuma denger MP3, baca cerpen, baca buku pelajaran sebentar, trus bobo...(!?). Gimana mau sukses, coba? Ya... ntar-ntar kalo ada ujian belajar bener-bener, nah?

Aku, Novel, dan Modem Internet

Tiada hari tanpa internet. Pernyataan ini nampak berlebihan. Namun, di masa modern hampir seluruh aktifitas selalu membutuhkan internet. Mahasiswa yang ingin mencari artikel yang terkait tugas kampus, Ibu-ibu yang suka belanja dan membanding-bandingkan harga, bahkan anak-anak SD sekalipun kini membutuhkan internet. Namun, kebanyakan anak muda kini memanfaatkan kehebatan internet hanya terbatas pada media sosial. Mengunggah foto gaya alay, memperbaharui status galau yang seakan hidupnya adalah yang paling merana di dunia ini. Padahal, teknologi internet bisa dimanfaatkan lebih dari sekedar update status setiap menit. “Aku kesepian, butuh teman nih.” “Dia tak dapat mengerti isi hatiku.” “Kuingin melupakanmu, namun aku tak bisa.” Alamak, piawai sekali anak muda kini merangkai kata. Kalau kamu mengumpulkan semua status yang pernah kamu tulis bisa jadi novel, diterbitkan, dapat uang deh. Hehe.... Hal itu tak pernah kusadari hingga kejadian ini menimpaku. Libur semester kali i...